Berawal dari kata "gunung" yang diucapkan oleh seorang lelaki bertubuh gempal bernama, Anggi seseorang langsung membayangkan kata itu menuju arti lain dari imajinasi yang dimilikinya adalah Alexxx yang mengulang kata itu dengan nada suara yang lain dibarengi dengan meluncurnya senyum genit dari bibirnya. Inilah awal keabsrudan yang akan memancing hal-hal absurd lainnya. Bahkan kala itu Abang langsung berkomentar "Memang kita semua disini sedang salam keadaan kritis," ini ditujukan untuk para lelaki yang datang saat Kamisan malam itu.
Ghera yang malam itu menggunakan kaos hitam dengan tulisan HOMELESS membuka acara Kamisan dengan melaporkan, kalau Komunitas Aleut akan ikut serta dalam Jelajah Wisata Jawa Barat bersama dengan Smartfren 4GLTE dengan rute Bandung, Sumedang, Majalengka dan Kuningan. Penjelajahan ini memang dalam rangka mempromosikan produk sponsor dan pihak sponsor sendiri memberikan handphone untuk diuji coba pada saat penjelajahan nanti. Tidak hanya Aleut saja yang ikut ada juga komunitas lain seperti Forum Lingkar Pena (FLP), Blogger Bandung, Stand Up Indo Bandung, Komunitas Film Bandung, dll.
Yang bertugas sebagai notulen pada saat Kamisan adalah Putri yang sering jadi korban bully, sepertinya para pembully sudah paham betul hal apa saja yang bisa jadi bahan bullyan untuknya. Semoga Putri bisa diberikan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini, mari sejenak kita doakan bersama-sama. Apa ceritanya masih ingin dilanjut? Selama masih ada yang bisa diceritakan mari kita lanjutkan.
Putri terlihat mulai kesulitan untuk mencatat beberapa informasi yang sudah diucapkan oleh Abang lalu meminta untuk diulang dari awal. Berharap mendapat sambutan yang baik malah teriakan yang harus ia terima. Dengan nada suara yang sedikit nakal mang Alexxx kembali menyela
"Enaknya punya pacar guru itu, kalau tidak mengerti bisa dulang dari awal," katanya. Sontak saja hampir semuanya tertawa terbahak-bahak. Lalu Anggi menimpalinya dengan bahasa Sunda.
"Lamun boga istri guru mah pasti ngomongna maneh teh belet-belet pisan," yang artinya kalau punya istri guru kamu sudah dibilang murid yang bego banget.
Suara tertawa kita semakin meledak-ledak setelah mendengar hal itu. Mang Alexxx dan Anggi memang bisa diandalkan dalam hal mencairkan suasana. Kamisan itu jangan terlalu serius karena anggota DPR saja rapat masih bisa tidur bahkan sampai adu jotos juga. Mulailah Abang dengan obrolannya tentang patung jendral A.H Nasution. Coba bayangkan patung itu yang posisinya berdiri tegak sambil jari telunjuknya menunjuk kedepan berubah menjadi mengacungkan jempolnya kedepan. Tentu saja itu akan menjadi absurd, lagi-lagi hal absurd lainnya terjadi.
Untuk rencana ngaleut minggu ini akan menyelusuri jejak perpindahan pemerintahan Hindia Belanda dari Batavia ke Bandung. Perjalanan akan dimulai dari Taman Musik lalu melewati tempat-tempat seperti SMAN 3, Paguyuban Pasundan, Kodam Siliwangi, GOR Saparua, Rumah Teosofi, dll.
Setelah semua disampaikan dan Kamisan pun berakhir, ada yang melanjutkan kembali obrolan hingga larut malam. Pak hari duduk di kursi luar sambil mengobrol dengan seseorang didepannya, Arif memilih untuk pulang. Sedangkan Irfan dan Ghera kembali ke atas untuk melanjutkan aktivitasnya dan yang tersisa di dalm ruangan adalah aku, mang Alexxx, Abang dan Putri. Semoga keabsrudan hari ini bisa memancing terjadinya keabsrudan lain di Kamisan selanjutnya.
*ditulis sambil mendengarkan lagu-lagu dari komposer, Joe Sample
*ditulis sambil mendengarkan lagu-lagu dari komposer, Joe Sample
Tidak ada komentar:
Posting Komentar