Mandi di waktu pagi selain bisa memberi kesegaran juga bisa membuat pikiran jadi fokus. Saya coba terapkan ini agar lebih bersemangat membaca buku di waktu pagi. Saya jadikan target membaca satu jam dalam sehari. Buku yang saya baca kumpulan cerpen dari Raymond Carver "What We Talk About When We Talk About Love" saya baca secara acak melihat dari judul yang membuat penasaran, dua cerpen itu diantaranya "Satu Hal Lagi" dan "Bilang Ke Cewek Cewek Itu Kita Pergi"
Cerpen pertama menceritakan tentang konflik keluarga L.D seorang ayah yang disuruh pergi oleh Istrinya Maxine. Keduanya punya seorang anak Rae yang usianya masih lima belas tahun. L.D. punya banyak masalah di keluarganya yang disebabknya oleh apa yang ada di pikirannya. Beberapa penyakit yang disebabkan pikiran seperti diabetes, kanker semua itu disebabkan oleh pikiran.
L.D. menyebut rumah tinggalnya sebagai 'rumah gila' ia terus saja bertengkar dengan istrinya sampai tiba waktu L.D. keluar dari rumah dengan tekat yang bulat. Beberapa barang milknya dikemasi karena dia menyalahkan istrinya Maxine yang telah membuat rumah menjadi gila. Saat semua barang sudah dikemasi L.D. seolah ingin menyampakain pesan tapi ia malah lupa satu hal yang ingin disampaikannya.
Cerpen kedua yang saja baca ceritanya tentang persahabatan Bill Jamison dan Jerry Robert keduanya sudah lama bersama sama dari sejak SD dilanjut SMP sampai Bill tidak melanjutkan sekolah memilih untuk bekerja di mini market kemudian menikah. Lain ceritanya dengan Jerry yang melanjutkan pendidikan hingga dia bisa bekerja lalu menikah dengan Linda.
Cerita antara keduanya ini menjadi menarik karena setelah sama sama bekeluarga Bill dan Jerry masih sering berkumpul setiap Sabtu dan Minggu. Anak-anak mereka bermain sedangkah orangtuanya membakar barbque. Saat melihat Jerry sedang murung Bill berniat mengajak pergi keluar untuk sekedar main biliar dan minum wisky.
Di tempat billiard langganan tidak terlihat ada cewek tentu saja hal itu ditertawakan mereka berdua. Sampai muncul ide dari Bill untuk pergi keluar dan mengejar cewek cewek. Bill dan Jerry pergi naik mobil mengejar cewek yang terlihat dari jauh dengan menggunakan seperda.
Bahasa yang digunakan di cerpen ini seperti slank jadi saat diterjemahkan ke bahasa Indonesia bahasanya santai tidak baku karena memang untuk menguatkan tokoh Bill dan Jerry.
Cewek cewek yang mereka kejar itu pergi menaiki gunung Bill dan Jerry sama sama terus mengejar cewek itu sampai ke atas. Mereka sudah berbagi cewek mana yang akan dikencani lebih dulu. Sampai diatas puncuk gunung Bill tidak pernah tahu apa yang sebenarnya diinginkan oleh Jerry.
Saya bisa mulai mengerti tokoh, setting dan alur cerita dua cerpen ini setelah membacanya dua kali pelan pelan sambil saya juga mulai berpikir seperti apa akarakter dari Raymond Carver ini.